Showing posts with label Mesin. Show all posts
Showing posts with label Mesin. Show all posts

Membuat Gambar Kerja 2 Dimensi dengan Perintah “Line”

Membuat garis adalah hal yang paling mendasar dalam menggambar. Setiap gambar terdiri dari rangkaian beberapa garis. Untuk itu sangat penting bagi Anda memahami pembuatan garis.
Sebelum melangkah ke cara-cara membuat gambar kerja, patut juga Anda ketahui dan pahami tentang sistem koordinat dalam AutoCAD karena dalam membuat gambar kerja tidak akan terlepas dari sistem koordinat.
Sistem Koordinat dalam AutoCAD dikenal ada dua macam yaitu koordinat kartesius (absolut , relatif) dan koordinat polar.
 1.    Koordinat Kartesius
 Absolut
Pada sistem koordinat absolut, mengacu pada titik acuan tetap (0,0). Penulisan koordinat ini adalah ” x,y “ dimana tanda koma menunjukan pemisah nilai titik koordinat x dan y dari titik acuan (0,0), sedangkan untuk desimal menggunakan tanda titik (.).
Relatif
Pada sistem koordinat relatif, titik acuan adalah titik terakhir ketika kita membuat objek. Penulisan koornidat ini adalah “ @Δx,Δy “dimana tanda “@” menunjukan relatif dan tanda koma menunjukan pemisah nilai titik koordinat x dan y dari titik terakhir, sedangkan untuk desimal menggunakan tanda titik (.)
2.    Koordinat Polar Relatif
Pada sistem koordinat polar relatif, titik acuan adalah titik terakhir ketika kita membuat objek. Penulisan koordinat ini adalah “ @r<θ “dimana tanda “@” menunjukan relatif, “ r “ menunjukan jarak dari titik acuan, “ < “ tanda sudut pada koordinat polar dan “θ“ menunjukan besar sudut yang terbentuk.
Membuat Gambar Kerja dengan Perintah Line
Untuk membuat garis, perintah pada AutoCAD, dapat dimasukan melalui beberapa cara :
  1. Mengetik Perintah pada Command Line
Pada Command line Anda dapat menuliskan perintah Line atau L .
2. Mengklik Icon pada tool bar
Klik Icon perintah Line      pada Draw tool bar
3. Memilih perintah line dalam menu bar
Selanjutnya AutoCAD akan merespon setiap perintah dengan menampilkan option-option langkah selanjutnya pada command line. Pada AutoCAD 2008, respon tersebut ditampilkan juga langsung pada layar di samping kursor yang disebut dengan “dynamic input”.
Baiklah, mari Kita mulai  :
  1. Membuat garis lurus dengan menggunakan koordinat kartesius absolut:
Contoh 1 :





Langkah-langkah :
  • Klik Menu : Draw —> Line ; atau
  •  Klik Draw Toolbar :        ; atau
  • Ketik di Command : Line atau L
LINE Specify first point: 0,0  <enter>          (Titik awal x=0 dan y=0) harus ditentukan
Specify next point or [Undo]: 10,0 <enter>     (nilai x = 10 dan nilai y = 0 berarti kita membuat garis 10 mm arah ke kanan)
Specify next point or [Close/Undo]: <enter>
Contoh 2 :









Langkah-langkah :
  • Klik Menu : Draw —> Line ; atau
  •  Klik Draw Toolbar :       ; atau
  • Ketik di Command : Line atau L
LINE Specify first point: 0,0   <enter>           (titik awal harus ditentukan)
Specify next point or [Undo]: 7,0  <enter>
Specify next point or [Undo]: 7,5  <enter>
Specify next point or [Undo]: 0,5  <enter>
Specify next point or [Undo]: 0,0  <enter>
Specify next point or [Close/Undo]:  <enter>

2.  Membuat garis lurus dengan menggunakan koordinat  Kartesius relatif :
Contoh 1 :
Langkah-langkah :
  • Klik Menu : Draw —> Line ; atau
  •  Klik Draw Toolbar :      ; atau
  • Ketik di Command : Line atau L
LINE Specify first point: 0,0  <enter>        (titik awal bebas)
Specify next point or [Undo]: @10,0  <enter>
 Specify next point or [Close/Undo]:  <enter>
Contoh 2 :
Langkah-langkah :
  • Klik Menu : Draw —> Line ; atau
  •  Klik Draw Toolbar :    ; atau
  • Ketik di Command : Line atau L
LINE Specify first point: 0,0  <enter>            (titik awal bebas)
Specify next point or [Undo]: @7,0  <enter>
Specify next point or [Undo]: @0,5  <enter>
Specify next point or [Undo]: @-7,0  <enter>
Specify next point or [Undo]: @0,-5  <enter>
Specify next point or [Close/Undo]:  <enter>

3.  Membuat garis lurus dengan menggunakan koordinat  Polar relatif :
Contoh 1 :
Langkah-langkah :
  • Klik Menu : Draw —> Line ; atau
  •  Klik Draw Toolbar :    ; atau
  • Ketik di Command : Line atau L
LINE Specify first point: 0,0  <enter>        (titik awal bebas)
Specify next point or [Undo]: @10<0 <enter>
 Specify next point or [Close/Undo]:  <enter>

Contoh 2 :
Langkah-langkah :
  • Klik Menu : Draw —> Line ; atau
  •  Klik Draw Toolbar :    ; atau
  • Ketik di Command : Line atau L
LINE Specify first point: 0,0 <enter>            (titik awal bebas)
Specify next point or [Undo]: @7<0  <enter>
Specify next point or [Undo]: @5<90  <enter>
Specify next point or [Undo]: @7<180  <enter>
Specify next point or [Undo]: @5<270  <enter>
Specify next point or [Close/Undo]:  <enter>

FAST SOLUTION
Selain menggunakan cara-cara di atas, ada pula cara cepat dan mudah membuat garis / gambar kerja, cara ini Kami peroleh berdasarkan pengalaman dan cara ini tidak ada, baik dalam modul kursus, modul kuliah atau pelajaran di sekolah-sekolah dengan catatan, cara ini dapat dipakai hanya untuk membuat garis vertikal dan horizontal sedangkan garis diagonal tetap menggunakan cara koordinat polar relatif.
Contoh 1 :
Langkah-langkah :
  • Klik Menu : Draw —> Line ; atau
  •  Klik Draw Toolbar :   ; atau
  • Ketik di Command : Line atau L
LINE Specify first point: 0,0  <enter>        (titik awal bebas)
Specify next point or [Undo]: 10  <enter>         (sebelum mengetik angka 10 gerakkan aperture/mouse ke arah kanan lalu ketik angka 10 <enter>, maka akan terbentuk garis 10 mm ke arah kanan)
 Specify next point or [Close/Undo]:  <enter>
 Contoh 2 :
Langkah-langkah :
  • Klik Menu : Draw —> Line ; atau
  •  Klik Draw Toolbar :   ; atau
  • Ketik di Command : Line atau L
LINE Specify first point: 0,0  <enter>           (titik awal bebas)
Specify next point or [Undo]:7  <enter>       (sebelum mengetik angka 7 gerakkan aperture/mouse ke arah kanan lalu ketik angka 7 <enter>, maka akan terbentuk garis 7 mm ke arah kanan)
 Specify next point or [Undo]: 5  <enter>       (sebelum mengetik angka 5 gerakkan aperture/mouse ke atas lalu ketik angka 5 <enter>, maka akan terbentuk garis 5 mm ke atas)
Specify next point or [Undo]:7  <enter>       (sebelum mengetik angka 7 gerakkan aperture/mouse ke arah kiri lalu ketik angka 7 <enter>, maka akan terbentuk garis 7 mm ke arah kiri)
 Specify next point or [Undo]: 5 <enter>        (sebelum mengetik angka 5 gerakkan aperture/mouse ke bawah lalu ketik angka 5 <enter>, maka akan terbentuk garis 5 mm ke bawah)
Specify next point or [Close/Undo]:  <enter>
Catatan : anda boleh menggabungkan keempat cara di atas dan gunakan yang termudah dan tercepat dalam penggunaannya.
Sumber : modul dasar-dasar AutoCAD, help AutoCAD 2008

Pengenalan Dasar AutoCAD


AutoCAD adalah sebuah program CAD yang dikeluarkan oleh Autodesk, sebuah Perusahaan pembuat software desain dari Amerika. CAD kependekan dari Computer Aided Design adalah Program untuk merancang atau menggambar teknik menggunakan komputer dengan tujuan untuk menghasilkan output rancangan yang memiliki tingkat akurasi tinggi dan dirancang dalam waktu yang singkat.
Salah satu software CAD yang paling banyak digunakan oleh Perusahaan maupun perorangan baik di bidang arsitektur, teknik mesin maupun bidang teknik lainnya adalah AutoCAD. AutoCAD merupakan program yang bersifat umum yang menawarkan berbagai kemudahan dalam menggambar, baik 2 dimensi maupun 3 dimensi. Semua kelemahan menggambar teknik secara manual dapat teratasi dengan AutoCAD. Beberapa kelebihan AutoCAD dalam menggambar teknik antara lain :
1. Gambar yang dihasilkan mempunyai kualitas jauh lebih baik dibanding dengan hasil gambar manual karena gambar lebih rapi dan presisi,
2. Gambar desain yang diihasilkan mempunyai tingkat akurasi yang tinggi karena AutoCAD mempunyai tingkat presisi hingga tiga belas digit sehingga gambar lebih sempurna dan tepat ukurannya,
3. Gambar yang dihasilkan akan terjamin kerapian dan kebersihannya karena sangat memungkinkan direvisi maupun pengeditan gambar untuk kesesuaian cetak yang dikehendaki,
4. Bidang gambar kerja AutoCAD tidak terbatas sehingga memungkinkan untuk membuat gambar dengan ukuran yang sangat luas dan kompleks, tetapi dalam pencetakannya bisa dipilih bagian tertentu saja,
5. Skala gambar yang dihasilkan fleksibel karena dapat mencetak gambar desain yang dihasilkan dengan jenis skala yang sangat variatif,
6. Gambar yang dihasilkan bisa disimpan dengan cara yang sangat mudah, dimana hasil penyimpanan gambar tersebut bisa dibuka dengan software lain serta dipublikasikan untuk kerja antar tim apabila diperlukan.
Pertama Kali AutoCAD diperkenalkan yaitu versi 1.0 pada Desember tahun 1982 hingga yang terakhir AutoCAD 2011 yang di release pada bulan Maret 2010.
I. Pengenalan Bidang Gambar Kerja (Workspace)
Pada saat membuka program AutoCAD, maka anda akan melihat tampilan utama AutoCAD yang biasa disebut bidang gambar kerja atau workspace. Gambar di bawah ini menunjukkan bidang gambar kerja (workspace) AutoCAD 2008
Bidang Gambar Kerja (workspace)
  • Title Bar berisikan nama file yang sedang aktif seperti AutoCAD 2008 – [Drawing Name.dgw]
  • Menu Bar adalah Menu utama berfungsi menjalankan perintah-perintah seperti pada aplikasi windows pada umumnya. Melalui menu utama inilah pada dasarnya semua fasilitas dalam AutoCAD dapat dijalankan
  • Tool bar adalah tombol-tombol perintah AutoCAD yang dapat digunakan secara cepat. Jenisnya sangat banyak dan dapat diaktifkan/dinonaktifkan. Too bar dapat diaktifkan dengan cara klik kanan dalam tool bar —> pilih ACAD —> pilih jenis toolbar yang akan diaktifkan (check list). Kami sarankan agar anda memilih tool bar yang dibutuhkan  saja karena tool bar sangat banyak jumlahnya seperti Dimension, Draw, Draw Order, insert, layers, modify, object snap, orbit, properties, solid editing, standard, text, view, visual style dan zoom. 
  • Command Line adalah baris untuk memasukkan perintah-perintah AutoCAD. Selain itu command line juga menampilkan informasi-informasi berkenaan dengan perintah-perintah yang anda gunakan, meskipun perintah yang anda gunakan dari menu bar atau tool bar.
  • Drawing Area adalah daerah kerja dimana penggambaran maupun pengeditan dilakukan di sini.
  • Aperture Box adalah kursor dalam AutoCAD yang menunjukkan pergerakan mouse dalam drawing area. dapat melakukan pemilihan gambar maupun pengeditan gambar.
  • Scroll Bar digunakan untuk menggeser tampilan gambar ke atas atau ke bawah.
  • WCS Icon adalah World Coordinate System merupakan sistem koordinat tiga sumbu yang diberlakukan secara global
  • Status bar menunjukkan posisi koordinat dari crosshair. Pada sebelah kanannya ada beberapa indikator mode yang digunakan, yaitu :
SNAP = Nilainya on/off. Berfungsi untuk mengunci pergerakan crosshair pada titik-titik grid. Efek pergerakan crosshair menjadi seperti patah-patah.
GRID = Nilainya on/off. Berfungsi untuk menampilkan atau menyembunyikan titik-titik grid pada layar gambar.
ORTHO = dalam kondisi on akan membantu menggambar objek agar garis selalu tegak lurus sejajar sumbu X dan Y. Dalam kondisi off garis yang dibuat memungkinkan berbentuk serong.
POLAR = Nilainya on/off. Fungsinya menampilkan jejak suatu titik tertentu terhadap objek lain. Yang ditampilkan adalah koordinat sudut dari objek yang ditunjuk.
OSNAP = Nilainya on/off. OSNAP merupakan singkatan dari Object Snap. Berfungsi untuk mengunci pergerakan crosshair di titik tertentu pada objek dan akan ditandai dengan sebuah icon berbeda pada tiap titik yang ditunjuk.
OTRACK = Nilainya on/off. Singkatan dari Object Tracking. Berfungsi untuk menampilkan jejak suatu titik awal terhadap objek yang ditunjuk dan tersentuh oleh crosshair. Jejak tersebut ditandai oleh garis titik-titik.
LWT = Dalam kondisi on menampilkan perbedaan tebal garis yang dibuat di lembar kerja. Kondisi off bila ada perbedaan tebal garis tidak akan ditampilkan.
MODEL = Tombol yang otomatis aktif bila kita bekerja di lembar kerja model dan bila diklik akan berganti dengan tombol PAPER yang akan mengaktifkan Sheet Layout.
Demikian pengenalan dasar AutoCAD, mudah-mudahan bermanfaat dan nantikan artikel tentang AutoCAD selanjutnya.
Sumber Data : Modul AutoCAD dasar UPI, Wikipedia, bahan ajar AutoCAD.